Posts

Jilbab Parismu

Image
  Siapa yang nggak kenal jilbab paris, semua muslimah insyaallah mengenal dan mempunyainya. Bahkan tak hanya satu warna tapi warna-warni ada. Jilbab paran is ini disukai muslimah karena kainnya yang enteng dan mudah dibentuk. Harganya pun lumayan terjangkau. Untuk satu helai paris di toko jilbab sekarang ini ( yang polos) harganya sekitar 9000-10.000. Untuk paris bermotif harganya bervariasi tergantung motif dan bahan aksesorisnya mulai dari 15.000-40.000 Setiap hari di jalan-jalan selalu saya jumpai teman-teman berparis ria, dengan aneka model dan aksesoris. Mereka nampak cantik sekali. Jilbab paris memang banyak kemudahannya tapi juga punya satu kekurangan yang sangat urgent menurut saya. Yakni seratnya yang tipis dan terawang. Kalau dipakai dikepala dari jarak tiga puluh senti ikatan rambut kita terlihat, tengkuk kita terlihat. Ya kalau yang melihat sesama perempuan, kalau lelaki? Karena kita tak hidup di dunia bidadari kan Girls

"Saya bukan pencuci mulut" tegas Buah

Image
Umumnya orang Indonesia beranggapan buah-buahan itu adalah sebagai “pencuci mulut” setelah makan. Biasanya buah-buahan yang sering dihidangkan setelah makan adalah pisang atau jeruk. Pada setiap jamuan makan prasmanan selalu ada hidangan buah potong seperti semangka, pepaya, dan buah melon. Kalau anda perhatikan kebanyakan orang mengambil buah potong itu sebagai penutup makan. Ini memang kebiasaan yang turun temurun sejak zaman Belanda. Ternyata makan buah setelah makan nasi itu tidak mempunyai manfaat apa-apa bagi kesehatan. Apa manfaat makan buah sebelum makan berat, akhirnya saya mengerti alasannya. Setelah kita makan, tubuh kita memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencerna makanan berat yang kita makan, sehingga buah-buahan yang dikosumsi setelah makan berat “sudah terlambat” dicerna sehingga nutrisinya tidak diserap dengan baik.

Perhatikan Posisi Kencingmu Bro!

Image
Saya seorang wanita, tapi saya merasa perlu dan berkewajiban menuliskan ini untuk kalian teman-teman. Karena saya sendiri punya dua adik lelaki dan kelak saya juga punya suami yang tentu saja lelaki. Mari berbagi, tak terbatas pada perempuan atau lelaki kan? Mari kita sama-sama belajar untuk menjadi pribadi rabbani ^_^ Umumnya, pria buang air kecil dengan posisi berdiri sementara wanita dengan posisi jongkok. Namun, bagaimana bila pria kencing dengan posisi jongkok? Mungkin hal ini akan terkesan aneh, tapi dibalik kesan aneh ternyata kencing dengan berjongkok bermanfaat bagi kesehatan pria. Di Swedia pria dilarang kencing berdiri sebab pemerintah memandang ada banyak keuntungan yang diperoleh bila pria kencing dengan cara duduk di toilet. Partai sosialis dan feminis di Swedia mengklaim bila pria duduk saat buang air kecil maka akan lebih higienis.

Diary LDK Hari Ini

Image
Dear Diary..... Jika boleh membuat perumpamaan dua hari ini adalah hari-nya rumah ini. Hari dimana semua perjalanan selama satu tahun kepengurusan diusaikan. Hari akhir namun bukan yang terakhir.   Diary kita sudah sampai halaman terakhir…. Biar kutuliskan tanggalnya 8 dan 9 Juni 2013. Dua hari yang sangat melelahkan. Lelah yang menggembirakan. kok bisa? Ya, bagaimana tidak gembira. Dalam dua hari itu kita telah menjadi manusia-manusia pemikir, manusia teliti, manusia berjiwa dewasa yang siap mempertanggungjawabkan amanahnya. Menjadi manusia yang terbuka, membuka hati untuk menerima hujatan dan perbaikan dengan hati yang lapang dan ikhlas. Bukankah memiliki hati yang lapang   dan ikhlas itu menggembirakan? Ketika pertanggungjawaban mulai ditampilkan. Banyak wajah yang tertunduk, mungkin wajah-wajah itu takut. Ada alis-alis tertaut, mungkin dia mengikut tuannya yang menegang   karena berpikir keras. Ada mata mata yang bergerak lambat menekuri kata-kata dalam ...

MASJID KAMPUS, KEKUATAN RAKSASA MEMBANGUN BANGSA*

"Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir, itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam nereka.Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah Ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, Serta mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) kecuali kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk" (Q.S. At-Taubah (9): 17 – 18) Ketika Rasulullah Muhammad SAW berhijrah dari Mekkah ke Madinah untuk menjalankan misi dakwah yang diembankan Allah atas dirinya, langkah pertama yang dilakukan adalah mendirikan masjid yang diikuti dengan mempersaudarakan kaum anshar dengan muhajirin. Langkah yang dilakukan Rasulullah ini patut untuk disimak, mengapa masjid menjadi pilihan untuk dibangun pertama kali dan bukan membangun istana ataupun rumah untuk tinggal beliau dan kaumnya. Hal ini karena pada masa Rasulullah, ...

Ibadah Qurban: Upaya Menginsankan Manusia

Maha besar Allah  yang telah melimpahkan nikmat hidup kepada kita, sehingga di kesempatan  pagi yang segar dan indah ini, kita dapat mempertautkan kembali hati kita sesama muslim saat beribadah shalat Idul Adha bersama-sama. Allah yang maha Agung, tiada pernah meninggalkan seditik pun mengasihi makhluk-Nya di jagat raya ini. Kegagahan dan keperkasaan-Nya yang tiada banding melunturkan pribadi-pribadi yang hendak menyaingi-Nya. Sungguh sangat kecil dan lemahlah kita jika mengingat dan merenungi hakikat kemanusiaan yang kita sandang. Teriring shalawat dan salam semoga tetap dicurahkan kepada junjungan kita, nabi akhir zaman, penyempurna ajaran para rasul, nabi Muhammad saw, yang telah sukses menghantarkan kita ke pintu gerbang kemerdekaan yang hakiki, lahir dan batin. Kegigihan dan kejujuran sikapnya, kesederhanaan dan kebersahajaan pola hidupnya, serta kemuliaan dan keagungan akhlaknya, mampu menebas kejahilan dan kemerosotan moral yang merendahkan martabat umat manusi...

Ibu

Ibu… Bolehkah kulukis wajahmu di atas serpihan rindu? Wajah yang telah membesarkan hatiku Dengan bait-bait doa dan senyum syahdu Ijinkan kudekap sosok cintamu di sepajang jalanan hidupku Cinta yang telah menghantarku pd lorong pendewasaan waktu Biarkan ku pahat beku jiwaku dengan potret sayangmu Yang tak pernah jenuh memanjakanku Ibu… Ketabahan yang kau pendam diantara tumpukan kasih sayang Membuka mata akan makna doa yang tak pernah jeda Menguak tabir cinta yang lama terpenjara Memaksaku bersuara, “O, betapa aku t’lah berdosa!!!” Kesabaran yang kau suguhkan Menyulut bara semangat di setiap peredaran darahku Tak pernah hilang, menjelma di tiap rongga-rongga nafasku Bayangmu kusimpan di ruang hati yang terdalam Tuk mengupas sisa-sisa rinduku Ibu… Kini kubersimpuh di bawah kesakralan titahmu Menanti percikan doa restu Memburu surga di telapak kakimu Agar kau dendangkan tembang-tembang lagu Yang menghantarku ke pangkuan cintamu Agar kau ul...