Posts

Pantaskah Saya Menerima BLSM?

Telah kita ketahui bersama bahwa pemerintah baru saja menaikan harga BBM bersubsidi, dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 untuk jenis Bensin dan 4.500 menjadi 5.500 untuk jenis solar. Kenaikan tersebut sangat dirasakan dampaknya bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah. Kenaikan tersebut didasari atas beberapa faktor, antara lain karena volume BBM subsidi semakin meningkat serta membengkaknya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat besarnya anggaran untuk BBM bersubsidi. Untuk itu pemerintah telah memperkuat dana untuk program percepatan dan perluasan perlindungan sosial sebesar Rp12,5 triliun dalam RAPBN-Perubahan 2013, hal ini sebagai kompensasi kepada masyarakat miskin yang terkena dampak kenaikan harga BBM bersubsidi. BLSM ( Bantuan Langsung Sementara) adalah program yang direalisasikan sebagai bentuk kompensasi kepada masyarakat ekonomi lemah. Sedangkan mekanisme penyaluranya mengacu pada data warga miskin di indonesia dari badan pusat statistik. Data warga yang...

Dalam Kamus Bumi Tak Ada Kata Sendiri

Sendiri. Sebuah kata yang tak ada dalam kamus kehidupan, di kehidupan ini hanya ada kebersamaan. Adakah yang lebih indah dari kebersamaan? Kebersamaan dengan orang-orang terkasih. Keluarga, teman kontrakan, teman kos, teman kerja, teman arisan atau ketemu dengan teman lama. Semua membawa kebersamaan dan menghapus kesendirian. Bersama orang-orang yang mengenal kita akan terjadi perbincangan. Berupa cerita, curhat diskusi atau apalah namanya.  Menurut saya kebersamaan adalah keniscayaan. Ya sebuah fitrah makhluk hidup. Tak hanya yang bernama manusia tapi juga makhluk yang bernama hewan, tumbuhan bahkan jin, setan sekalipun semuanya bersama-sama. Menjalankan kehidupan bersama, saling membantu, memberi dan mengasihi.  Sering saya dengar keluhan tentang mereka yang merasa sendirian atau dengan bahasa lain kesepian. Sendiri karena merasa tidak ada makhluk lain yang bisa diajak bicara, yang bisa diajak berbagi. Sendiri. Sepi. Nah, kalau sudah begini dimana kebersama...

Eksotika Ramadhan Di Kampungku

Ramadhan adalah bulan yang begitu eksotik dari semua bulan yang ada di mataku. Kenapa? Karena ramadhan meninggalkan kenangan agung yang membekas di ingatan setiap muslim yang bertemu dengannya. Ramadhan di kampungku, sebuah desa kecil bernama Jarak terletak di bagian timur kabupaten Kediri. Di kampungku tanda ramadhan menyapa adalah adanya tradisi megengan. Megengan secara lughawi berarti menahan. Di dalam konteks puasa, maka yang dimaksud adalah menahan hawa nafsu selama bulan puasa. Secara simbolik, bahwa upacara megengan berarti menjadi penanda bahwa manusia akan memasuki bulan puasa sehingga harus menahan hawa nafsu, baik yang terkait dengan makan, minum, hubungan seksual dan nafsu lainnya., megeng berarti suatu penanda bagi orang Islam untuk melakukan persiapan secara khusus dalam menghadapi bulan yang sangat disucikan Dua hari atau tiga hari menjelang ramadhan tiba penduduk desa mulai ramai megengan. Para ibu membawa sebakul nasi dan lauknya ke masjid. Setelah ...

Jilbab Parismu

Image
  Siapa yang nggak kenal jilbab paris, semua muslimah insyaallah mengenal dan mempunyainya. Bahkan tak hanya satu warna tapi warna-warni ada. Jilbab paran is ini disukai muslimah karena kainnya yang enteng dan mudah dibentuk. Harganya pun lumayan terjangkau. Untuk satu helai paris di toko jilbab sekarang ini ( yang polos) harganya sekitar 9000-10.000. Untuk paris bermotif harganya bervariasi tergantung motif dan bahan aksesorisnya mulai dari 15.000-40.000 Setiap hari di jalan-jalan selalu saya jumpai teman-teman berparis ria, dengan aneka model dan aksesoris. Mereka nampak cantik sekali. Jilbab paris memang banyak kemudahannya tapi juga punya satu kekurangan yang sangat urgent menurut saya. Yakni seratnya yang tipis dan terawang. Kalau dipakai dikepala dari jarak tiga puluh senti ikatan rambut kita terlihat, tengkuk kita terlihat. Ya kalau yang melihat sesama perempuan, kalau lelaki? Karena kita tak hidup di dunia bidadari kan Girls

"Saya bukan pencuci mulut" tegas Buah

Image
Umumnya orang Indonesia beranggapan buah-buahan itu adalah sebagai “pencuci mulut” setelah makan. Biasanya buah-buahan yang sering dihidangkan setelah makan adalah pisang atau jeruk. Pada setiap jamuan makan prasmanan selalu ada hidangan buah potong seperti semangka, pepaya, dan buah melon. Kalau anda perhatikan kebanyakan orang mengambil buah potong itu sebagai penutup makan. Ini memang kebiasaan yang turun temurun sejak zaman Belanda. Ternyata makan buah setelah makan nasi itu tidak mempunyai manfaat apa-apa bagi kesehatan. Apa manfaat makan buah sebelum makan berat, akhirnya saya mengerti alasannya. Setelah kita makan, tubuh kita memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencerna makanan berat yang kita makan, sehingga buah-buahan yang dikosumsi setelah makan berat “sudah terlambat” dicerna sehingga nutrisinya tidak diserap dengan baik.

Perhatikan Posisi Kencingmu Bro!

Image
Saya seorang wanita, tapi saya merasa perlu dan berkewajiban menuliskan ini untuk kalian teman-teman. Karena saya sendiri punya dua adik lelaki dan kelak saya juga punya suami yang tentu saja lelaki. Mari berbagi, tak terbatas pada perempuan atau lelaki kan? Mari kita sama-sama belajar untuk menjadi pribadi rabbani ^_^ Umumnya, pria buang air kecil dengan posisi berdiri sementara wanita dengan posisi jongkok. Namun, bagaimana bila pria kencing dengan posisi jongkok? Mungkin hal ini akan terkesan aneh, tapi dibalik kesan aneh ternyata kencing dengan berjongkok bermanfaat bagi kesehatan pria. Di Swedia pria dilarang kencing berdiri sebab pemerintah memandang ada banyak keuntungan yang diperoleh bila pria kencing dengan cara duduk di toilet. Partai sosialis dan feminis di Swedia mengklaim bila pria duduk saat buang air kecil maka akan lebih higienis.

Diary LDK Hari Ini

Image
Dear Diary..... Jika boleh membuat perumpamaan dua hari ini adalah hari-nya rumah ini. Hari dimana semua perjalanan selama satu tahun kepengurusan diusaikan. Hari akhir namun bukan yang terakhir.   Diary kita sudah sampai halaman terakhir…. Biar kutuliskan tanggalnya 8 dan 9 Juni 2013. Dua hari yang sangat melelahkan. Lelah yang menggembirakan. kok bisa? Ya, bagaimana tidak gembira. Dalam dua hari itu kita telah menjadi manusia-manusia pemikir, manusia teliti, manusia berjiwa dewasa yang siap mempertanggungjawabkan amanahnya. Menjadi manusia yang terbuka, membuka hati untuk menerima hujatan dan perbaikan dengan hati yang lapang dan ikhlas. Bukankah memiliki hati yang lapang   dan ikhlas itu menggembirakan? Ketika pertanggungjawaban mulai ditampilkan. Banyak wajah yang tertunduk, mungkin wajah-wajah itu takut. Ada alis-alis tertaut, mungkin dia mengikut tuannya yang menegang   karena berpikir keras. Ada mata mata yang bergerak lambat menekuri kata-kata dalam ...